Konfigurasi Monitoring System (Nagios3) dan Konfigurasi Telnet
Selamat
pagi teman-teman, di pagi yang cerah ini saya akan melanjutkan toturial saya
yang berjudul Konfigurasi Monitoring System (Nagios3) dan Konfigurasi Telnet di
Debian 6….
Baiklah di sini saya menjelaskan
dulu apa itu Monitoring System dan Telnet? Monitoring System adalah berfungsi
untuk agar server bisa melihat semua aktifitas client dan juga bisa melihat
kualitas dari sebuah server…………..dan Telnet adalah berfungsi untuk agar client
bisa mengambil ahli desktop dari sebuah server melalui sebuah software yang
gratisan……….:)
Jadi sekarang kita langsung ke TKP
dan memulai konfigurasi nya……………..pertama paket yang di butuhkan oleh
Monitoring System adalah Nagios3 yang terdapat pada cd master Debian
6………sebelum menginstall kita harus memasukan cd yang ke 2 (Debian 6.2) ke
system setelah itu ketikan script ini :
#apt-cdrom
add (tekan
enter)
Proses
pun berjalan………………………..sesudah prose berjalan kemudian tekan script ini, untuk
menginstall paket nagios3 yang di
butuhkan untuk Monitoring System :
#apt-get
install nagios3 (tekan
enter)
Jika ada pesan keluar
tekan saja Y kemudian enter………………lalu akan ada pesan DVD Binary-1 seperti gambar di bawah ini yang telah di beri garis
merah, yang mengartikan kita harus
memasukan cd debian yang pertama (Debian 6.1) ke system………!!!
Jika
sudah di masukan tekan saja enter……….proses pun berjalan, nanti akan munul
gambar lagi seperti di bawah ini, biarkan aja seperti itu langsung aja tekan
enter…………….
Proses
pun berjalan…………………………….nanti akan muncul pesan lagi yaitu DVD Binary-2 sperti gambar di bawah ini yang telah di beri garis
merah, yang mengartikan kita harus memasukan cd debian yang ke 2 (Debian 6.2)
ke system……..
Jika sudah di masukan tekan saja enter……….proses
pun berjalan,dan setelah itu akan muncul pesan seperti di bawah ini, yang
mengartikan kita harus memasukan password untuk proses login nanti ke
Monitoring System, jadi password ini saya masukan 12345 kemudian tekan enter…….!!
Kemudian
akan muncul gambar seperti di bawah ini, yang mengartikan kita memasukan
password yang sebelumnya kita buat yaitu 12345
:
Kemudian
tekan enter………………….proses pun berjalan………………jika proses sudah selesai maka
konfigurasi Monitoring sudah selesai…….tinggal kita tes di client, tpi ingat
client dan server debian harus memang sudah terhubung, cara menghubungkan nya
bisa di lihat di Konfigurasi DHCP server…………………!!!
Lalu di client buka browser firefox dan ketikan www.smkyapim.sch.ac.id/nagios3 maka hasilnya seperti gambar di bawah ini :
Pada gambar di atas, dijelaskan masukan username yaitu username nya adalah nagiosadmin dan passwordnya adalah yang kita buat tadi yaitu 12345, kemudian klik login maka hasilnya seperti gambar di bawah
ini :
Jika
hasilnya seperti gambar di atas berarti Konfigurasi Monitoring System kita
memang sudah selesai, tinggal teman-teman mengoperasikan sendiri ya………………….. :)
Dan
kita lanjut dengan Konfigurasi Telnet, yang pertama kita harus menginstall
paket yang di butuhkan oleh Telnet yaitu telnetd
dengan script :
#apt-get
install telnetd (tekan
enter)
Jika
ada pesan keluar tekan saja Y kemudian enter………………lalu akan ada pesan DVD Binary-1 seperti gambar di bawah
ini yang telah di beri garis merah, yang
mengartikan kita harus memasukan cd debian yang pertama (Debian 6.1) ke
system………!!!
Jika
sudah di masukan tekan saja enter……….proses pun berjalan, nanti akan muncul
pesan lagi yaitu DVD Binary-2
seperti gambar di bawah ini yang telah di beri garis merah, yang mengartikan
kita harus memasukan cd debian yang ke 2 (Debian 6.2) ke system……..
Maka
proses pun sudah selesai yang menandakan Konfigurasi Telnet kita sudah selesai,
jadi tinggal kita coba saja di client,dengan menggunkan software putty,
software nya bisa teman-teman download di sini………………………….jika sudah di download
install dan jalankan!!!!!
Maka hasil gambarnya
seperti di bawah ini :
Kemudian
klik pada Telnet dan pada hostname nya kita isikan address eth0 kemudian klik open maka
hasilnya seperti gambar di bawah ini :
Lalu
kemudian kita login seperti kita login di Server debian…………………..jika berhasil
login berarti Konfigurasi Telnet kita sudah selesai dengan benar………………….yeyeeeeeeee :)
Jika
masih ada error ataupun pertanyaan, tinggalkan komenter insya allah admin Hemi
Syahputra akan menjawabnya…………….
Selamat
mencoba ya teman-teman………………..
Keterangan :
Keterangan :
- Tanda pagar pada script mengartikan bahwa kita sudah masuk ke super user ok..........
- Apabila ada kelangan pada scrip itu tandanya ada spasinya, tetapi jika teman-teman tidak memberi spasi maka scriptnya akan error karena debian sangat sensitif scripnya............
- Apabila dalam scrip huruf kecil maka ikutin huruf kecil jangan huruf besar, apabila teman-teman mengetikan huruf besar padahal huruf kecil maka scrip juga akan error ..........
SEKIAN DAN SALAM SUKSES










Tidak ada komentar: