Header Ads

Breaking News
recent

Konfigurasi Web Server, Database, dan Php5



           Assalamu’laikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat pagi ………….. :) disini saya akan melanjutkan postingan saya yaitu Konfigurasi Web Server….sebelum teman-teman melihat toturial ini ada baik teman-teman lihat toturial sebelumnya yaitu konfigurasi DNS Server karena toturial ini berhubungan dengan Konfigurasi DNS Server…………  :)

            Perlu diketahui bahwa, pada saat kita akan menconfigurasi Web Server , nama subdomain yang akan kita gunakan, itu berhubungan dengan proses penyettingan DNS Server , jadi pembuatannya harus sama dan disesuaikan pada saat kita mengconfigurasi DNS yaitu file db.indah dan db.hemi seperti gambar di bawah ini yang diberi garis merah :



Contoh :
Semisal, Kita akan menggunakan Subdomain www.smkyapim.sch.ac.id , jadi smkyapim.sch.ac.id merupakan nama domain dari server dan www adalah subdomain yang akan digunakan, perlu diingat pada configurasi DNS didalam file db.hemi dan db indah di bagian folder itu terdapat script :



Dimana, file tersebut mempunyai fungsi sebagai pemanggil nama host (subdomain) dari server pada saat web server akan dijalankan nantinya .apabila script gambar di atas tidak ada maka konfigurasi web server kita tidak akan berhasil……………… :)

            Jadi setelah teman-teman paham,sekarang kita kembali ke web server kita, paket yang di butuhkan untuk konfigurasi web server ini adalah apache2, mysql-server, phpmyadmin , php5 , dan links jadi semua paket ini kita akan install dengan script, tapi jangan lupa sebelum mengetikan script ini cd atau pun iso master dari debian 6 harus sudah masuk ya teman-teman…
#apt-get   install    apache2   mysql-server    phpmyadmin    php5    links
            Seperti gambar di bawah ini, kemudian enter……


Jika ada pesan yang mucul oleh debian tekan aja Y kemudian enter,……….proses pun berjalan… :),
Kemudian muncul pesan lagi seperti gambar di bawah ini, disini kita akan mengisi password untuk phpmyadmin kita, password ini di gunakan untuk login ke phpmyadmin kita nantinya, jadi jangan sampai lupa ya teman-teman passwordnya……disini saya akan isinya passwordnya 12345 kemudian tekan enter…………….. :)




Jadi muncul pesan lagi seperti gambar di bawah ini, disini kita di suruh untuk mengisi ulang password sebelumnya, jadi saya isikan 12345, kemudian tekan enter …………………  :)




jika tampil gambar seperti di bawah ini pilih saja apache2 dengan memberi tanda bintang dengan menekan tombol spasi kemudian tekan tab lalu enter …………  :)


Dan jika muncul pesan lagi seperti gambar di bawah ini pilih saja YES kemudian tekan enter……….. :)


Kemudian muncul pesan lagi seperti gambar di bawah ini, disini kita akan mengisi password untuk phpmyadmin kita, password ini di gunakan untuk login ke phpmyadmin kita nantinya, jadi jangan sampai lupa ya teman-teman passwordnya……disini saya akan isinya passwordnya 12345 kemudian tekan enter…………….. :)


Jadi muncul pesan lagi seperti gambar di bawah ini, disini kita di suruh untuk mengisi ulang password sebelumnya, jadi saya isikan 12345, kemudian tekan enter ………………… :)


Muncul pesan lagi seperti gambar di bawah ini kita di suruh untuk masukan password seperti yang di atas tadi kita isikan 12345, kemudian enter …………… :)


Proses penginstalan pun berjalan …………………………………… :).Apabila proses penginstal sudah selesai kita lanjut dengan scriptnya yaitu :
#cd   /etc/apache2/sites-available
Ok enter,kemudian lanjut scripnya :
#cp   default   web
Ok enter, script di atas berfungsi untuk Mengcopy configurasi file default menjadi “web”. Lanjut scriptnya :

#nano   web
               Didalam folder ini kita berjumpa dengan beberapa teks, carilah teks yang telah di beri garis kotak merah seperti gambar di bawah ini : 


Jika teman-teman sudah jumpa ubahlah menjadi seperti gambar di bawah ini yang telah diberi garis kotak merah :


Kemudian kalau sudah simpan dengan menekan tombol CTRL + X kemudian tekan Y, lalu enter…… :)
Sesudah itu kita lanjut dengan script :
#a2enssite   web
Kemudian enter, Script di atas berfungsi untuk mengenablekan folder web. Lanjut script :
#a2dissite   default
Kemudian enter, script ini berfungsi untuk mendisablekan defaultnya…………….. :),kemudian kita lanjut lagi scriptnya :
#cd   /var/www
Kemudian enter, script ini berfungsi untuk masuk ke directory /var/www, dalam directory ini kita membuat sebuah folder web untuk meletakan script html kita yang akan di eksekusi oleh system debian dengan script :
#mkdir   web
Script di atas berfungsi untuk membuat folder web, kemudian kita akan Mengcopy file joomla,file joomla dapat teman-teman download di sini, untuk halaman website server, kedalam directory “/var/www/web” melalui flashdisk, dengan script :
#mkdir    /home/flash

Script di atas berfungsi untuk membuat folder yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan data-data didalam flashdisk  

Tancapkan flashdisk kedalam computer, apabila ada pesan yang muncul seperti gambar di bawah ini berarti flashdisk sudah masuk ke system, untuk menghentikannya tekan tombol CTRL + C


guna mengetahui nama alamat system dari flashdisk tersebut, lalu ketikkan perintah :

#fdisk   –l

System akan mendeteksi alamat flashdisk dan biasanya akan menampilkan system data flashdisk, seperti :

/dev/sda1 , /dev/sdb1 , atau /dev/sdc1 (setiap system akan menampilkan data alamat flashdisk yang berbeda-beda, tergantung dari kondisi banyaknya partisi dari sebuah hardisk). Seperti gambar di bawah ini :


Sebagai contoh alamat flashdisk pada gambar di atas menampilkan system data flashdisk yaitu : “/dev/sdb1” maka ketikkan saja perintah :

# mount   /dev/sdb1   /home/flash

Maka, secara otomatis data-data yang ada didalam flshdisk akan ditampilkan ke dalam folder /home/flash. Kemudian kita masuk ke folder /home/flash dengan script :

#cd   /home/flash

Lalu cari dimana teman-teman meletakkan file joomla zip nya, kalau sudah ketemu lalu copykan ke folder /var/www/web dengan script :

#cp   joomla.zip   /var/www/web

Sesudah itu kita masuk ke folder /var/www/web dengan script :

#cd   /var/www/web

Kemudian tekan ls guna mengetahui sudah ada apa belum file joomla zipnya,seperti gambar di bawah ini :


Apabila sudah sesuai dengan gambar di atas berarti teman-teman sudah berhasil mengcopykan file joomlanya………………….yeeeeeeeeeeeee yeeeeeeeeeeeeeeeeee :)

Selanjutnya kita akan mengekstraknya,sebelum mengekstraknyanya kita install dulu paket unzip nya dengan script, tapi jangan lupa masukan cd debian nya ya :) :
#apt-get   install   unzip
Proses pun berjalan…………………………………. sesudah proses siap kita lanjutkan dengan scrip :
#unzip   joomla.zip
Tunggu proses berjalan, sampai selesai………………lanjut dengan script :
#chmod   777   .. /web/   -R
Script di atas guna memberi hak akses kepada client…………………!!!
Kemudian kita restart apache nya dengan script :
#/etc/init.d/apache2   restart
Seperti gambar di bawah ini :

 
Sesudah itu ayo teman-teman kita coba di clientnya, tapi ingat client nya harus memang sudah terhubung ke server debian,seperti di toturial Konfigurasi DHCP Server…………………..!!
Di client kita jalankan program firefox kemudian ketikan www.smkyapim.sch.ac.id, maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :


Biarkan secara default gambar di atas, langsung saja klik next ………………!!
Muncul lagi gambar seperti dibawah ini, langsung saja kita klik next………………..

  
Muncul lagi gambar seperti dibawah ini, langsung saja kita klik next………………..


Muncul lagi gambar seperti di bawah ini :


Di gambar di atas kita di suruh untuk mengisi database pada situs joomla,jadi yang pertama yang harus kita lakukan, kita harus membuat database nya di mysql yang telah kita konfigurasi sebelumnya, jadi tambahkan tab baru pada browser teman-teman kemudian ketikan www.smkyapim.sch.ac.id/phpmyadmin kemudian enter ......................akan tampil seperti gambar di bawah ini :


Pada gambar di atas kita harus memasukan user dan password, pada sebelumnya kita telah membuatnya yaitu usernya adalah root dan passwordnya adalah 12345, jika benar teman-teman memasukan password nya akan muncul gambar seperti di bawah ini :

  
Di gambar di atas ketikan joomla pada kolom Create new Database , kemudian klik create,seperti gambar di bawah ini yang telah di beri garis kotak merah :


Kemudian itu akan tampil gambar seperti di bawah ini, yang berarti bahwa database yang kita buat sudah berhasil :

  
Sesudah itu kita beralih lagi ke Gambar 18 , dan gambar 18 kita harus ubah menjadi seperti ini….


Yang berarti kita sudah mengisi database sesuai dengan database yang kita buat tadi…..
contoh gambar di atas : 
  1. pada Database type kita pilih mysql karena database yang kita punya berasal dari mysql.
  2. ada username kita isikan root dan pada password kita isikan 12345, karena itu adalah user dan         password yang di miliki mysql. 
  3. Dan pada Database name adalah nama database yang kita buat tadi di mysql,selebihnya itu biarkan    secara default. Kemudian klik next ……………….. :)  

Kemudian muncul lagi gambar seperti gambar di bawah ini, kita klikkan saja langsung next …


Dan muncul lagi gambar seperti dibawah ini :
         


Dan harus kita ubah gambar di atas menjadi gambar seperti di bawah ini :
     

Keterangan gambar di atas :
  1. Site name di isikan nama dari database kita
  2. Your mail di isikan nama email yang kita miliki
  3. Admin username diisikan dengan nama user yang kita gunakan saat proses login di joomla nanti.., di sini saya isikan nama saya sendiri yaitu hemi. 
  4. Admin password diisikan dengan password yang kita gunakan saat proses login di joomla nanti, yaitu saya isikan admin.
  5. Confirm admin password diisikan sesuai password yang kita buat tadi yaitu admin 

Sesudah semua itu diisi kita klikkan pada Instal Sample Data yang terletak pada gambar yang paling bawah, seperti gambar di bawah ini yang telah di berikan garis kotak merah :


Maka hasilnya seperti gambar di bawah ini :

Sesudah itu klik next ………………………………………………………………………  :)
Maka akan muncul gambar seperti di bawah ini,

maksud gambar diatas adalah kita disuruh untuk menghapus seluruh penginstalan yang ada pada server debianny, berarti kita harus beralih lagi ke server debian nya dengan menekan script :
#rm  installation/  -R
Sesudah kita restart lagi apache2 nya dengan script :
#/etc/init.d/apache2   restart

Kemudian kita buka browser kita lagi dan ketikan www.smkyapim.sch.ac.id maka hasilnya seperti gambar di bawah ini :


Jika hasilnya seperti gambar di atas berarti web joomla kita sudah berhasil, tinggal deh kita login dengan user dan password kita buat tadi seprti gambar di bawah ini :


Jadi nanti akan tampil hay super user, sesudah itu teman-teman olah sendiri bagaimana membuat website di joomla ya………………………… :)

Sesudah phpmyadmin dan website joomla kita buat sekarang kita buat pula info.php nya ya teman-teman, kita beralih lagi ke server debian kita dengan menekan script :
#cd   /var/www/web      kemudian tekan enter,lanjut dengan script :
#cat   >   phpinfo.php    ini enter
Kemudian kita tekan script lagi seperti ini
<?php      enter
            phpinfo();       enter
?>      enter
Lalu simpan dengan menekan CTRL + D, sesudah itu kita coba di web browser, buka tab baru lalu ketikan www.smkyapim.sch.ac.id/phpinfo.php maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :



Maka sudah selesai lah konfigurasi web server, phpmyadmin ,dan php5…………………….. :)
Hasil www.smkyapim.sch.ac.id

  
Hasil www.smkyapim.sch.ac.id/phpmyadmin



Hasil www.smkyapim.sch.ac.id/phpinfo.php

 
Jadi teman-teman selamat mencoba,jika masih ada error dan pertanyaan tinggalkan komentar insyaallah admin hemi syahputra akan menjawabnya

 Keterangan :

  1. Tanda pagar pada script mengartikan bahwa kita sudah masuk ke super user ok..........
  2. Apabila ada kelangan pada scrip itu tandanya ada spasinya, tetapi jika teman-teman tidak memberi spasi maka scriptnya akan error karena debian sangat sensitif scripnya............
  3. Apabila dalam scrip huruf kecil maka ikutin huruf kecil jangan huruf besar, apabila teman-teman mengetikan huruf besar padahal huruf kecil maka scrip juga akan error ..........


SEKIAN DAN SALAM SUKSES




Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.