Konfigurasi DHCP Server
Selamat
pagi teman-teman, di pagi yang cerah ini saya ingin melanjutkan postingan saya,
yaitu konfigurasi DHCP Server,sebelumnya apa itu DHCP ya?
Ohhhh ya sebelum teman-teman melihat
toturial ini saya harap teman-teman sudah melihat toturial sebelumnya yaitu
Konfigurasi Ethernet Card, Perhitungan subnet dan Konfigurasi DNS Server agar
teman-teman paham melihat toturial ini ……………… :)
DHCP adalah untuk memberikan nomor Ip Address secara dinamis atau
otomatis kepada client, sehingga client untuk terhubung kepada server, tidak
diperlukan pengaturan nomor ip client secara manual. Melainkan server yang akan
mendeteksi sebuah client dan mengatur ip client dalam sebuah jaringan.
Ohhhhh
berarti kalau gitu teman-teman kita gak harus susah-susah ya mengisikan ip client
secara manual karena apabila kita sudah mengkonfigurasi DHCP server ini si
client pasti menerima ipnya secara otomatis…………….cukup membantu jugakan
teman-teman.. :)
Ok
sekarang kita lihat bagaimana sic konfigurasi dhcp server itu : Pertama-tama
teman-teman harus menginstall paket yang namanya dhcp3-server karena di
paket inilah konfigurasi DHCP servernya ada, :) jadi
jangan lupa teman-teman masukan cd master debian 6 nya ya…..:) ok sekarang kita
install dengan script :
#apt-get install
dhcp3-server
Kemudian
tekan enter…………proses penginstalan pun berjalan apabila si debian 6
mengeluarkan pesan tekan Y kemudian enter ya teman-teman……….. apabila
proses penginstalan sudah selesai kita lanjut dengan script selanjutnya yaitu :
#nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
Didalam folder ini terdapat beberapa teks, dan teks
yang kita cari adalah yang tertera pada gambar dibawah ini yang diberi garis
kotak :
Apabila teman-teman sudah ketemu dengan teks gambar
di atas, kita harus ubah menjadi gambar di bawah ini yang diberi garis kotak :
Jika sudah teman-teman ubah menjadi gambar di atas,
teman-teman simpan dengan tekan CTRL + X kemudian tekan Y lalu enter ……………………..
Keterangan :
1.
subnet pada dhcp di isi sama seperti network eth1
2.
netmask pada dhcp di isi sama seperti netmask eth1
3.
range adalah batas berapa ip yang bisa diterima oleh
client, karena eth1 kita menggunakan /29 seperti kita pelajari pada toturial
sebelumnya tentang subneting, berarti hostnya sebanyak 8 maka range di isi 192.168.2.2 sampai
192.168.2.6, karena ip 192.168.2.0 telah di isi dengan subnet, dan ip
192.168.2.1 telah di isi options routers, dan ip 192.168.2.7 telah di isi
options broadcast, jadi paling banyak clientnya adalah 5 ip J
4.
option
domain-name-servers di isi dengan address eth0
5.
option domain-name di isi dengan nama dns kita yaitu
smkyapim.sch.ac.id
6.
option-routers diisi dengan address eth1
7.
option-broadcast-address
diisi dengan
broadcast eth1
jika teman-teman sudah mengerti, sekarang kita
restart DHCP servernya dengan script :
#/etc/init.d/isc-dhcp-server restart
Kemudian tekan enter, apabila hasilnya seperti
gambar di bawah ini maka konfigurasi DHCP server kita sudah
berhasil………..yeeeeee yeeeeeeeeeeeeee :)
Gambar di ataskan masih menyatakan failed, coba
teman-teman restart sekali lagi pasti hasilnya gak akan failed………….
#/etc/init.d/isc-dhcp-server restart
Gak failedkan…………heee heee :).sekarang kita sudah berhasil mengkonfigurasi di
Debian server kita,jadi selanjutnya kita tes dhcp nya ke client apakah berhasil
terhubung atau tidak
teman-teman…caranya…………… :)
1. klik kana icon LAN yang ada pada bawah kanan desktop teman-teman
1. klik kana icon LAN yang ada pada bawah kanan desktop teman-teman
2.
pilih Open Network Connection
3.
Klik kana pada Local Area Connection
4.
Kemudian pilih Properties
5.
Klik 2 kali pada Internet Protocol versi 4
6.
Kemudian pilih Obtain an IP address automatically dan Obtain DNS server
address automatically
7.
Kemudian klik ok
8.
Klik ok
9.
Kemudian tunggu beberapa menit, lalu klik kanan lihat detail …….. !!! :)
Sesudah
teman-teman mengikuti langkah di atas maka si client akan menerima ip secara
otomatis dari Debian server tapi ingat debian dan client harus sudah saling
berhubung……………… :), nanti hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :
Tapi kalau hasilnya gak seperti gambar di atas gimana ya?, tenang aj kalau hasilnya gak seperti di atas, kita harus beralih ke CMD, caranya :
1.
Tekan tombol windows + R
2.
Ketikan cmd, kemudian enter
3.
Di dalam cmd kita ketikan ipconfig
/renew
Nanti hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :
Untuk memastikan
konfigurasi kita sudah berhasil apa belum kita ping kan dulu address eth1
debian di client………..apabila hasilnya seperti gambar di bawah ini, maka
konfigurasi DHCP server kita sudah memang berhasil…………..
yeyyyyyyyyyeeeeeee yeeeeee :)
Selamat
mencoba teman-teman…
Apabila masih
ada maslah atau error ataupun pertanyaan tinggalkan komentar ya insya allah
admin Hemi Syahputra akan menjawabnya……………. :)
Keterangan :
Keterangan :
- Tanda pagar pada script mengartikan bahwa kita sudah masuk ke super user ok..........
- Apabila ada kelangan pada scrip itu tandanya ada spasinya, tetapi jika teman-teman tidak memberi spasi maka scriptnya akan error karena debian sangat sensitif scripnya............
- Apabila dalam scrip huruf kecil maka ikutin huruf kecil jangan huruf besar, apabila teman-teman mengetikan huruf besar padahal huruf kecil maka scrip juga akan error ..........
SEKIAN
DAN SALAM SUKSES







konfigurasi Debian 7 ada mas ?
BalasHapus